LDII BINA GENERASI MUDA

LDII GANDENG PONPES SULALATUL HUDA

DALAM MEMBINA GENERASI MUDA DI MASJID

PADA MALAM TAHUN BARU 2012

Malam tahun baru biasa nya oleh anak-anak muda dipake untuk jalan-jalan,kumpul dengan teman-teman  alias reuni-an sambil mengingat-ingat kejadian pada tahun itu, ada yang konvoi, ada yang hura-hura, bahkan ada pula yang memanfaatkan malam tahun baru itu dengan mengkonsumsi barang-barang terlarang, misalnya meminum minuman yang memabukkan, Narkoba dll, bahkan ada pula yang sampe melakukan free sex, ini semua adalah perbuatan yang kalau kita lihat dari kacamata agama tentunya sangat bertentangan dengan Norma Agama, namun ada yang menarik bagi penulis yaitu tentang pembinaan muda-mudi oleh salah satu ormas Islam yaitu Lembaga Dakwah Islam Indonesia yang dikenal dengan LDII, menarik nya yaitu setiap tahun LDII selalu membina muda-mudi nya mulai usia SMP sampai usia yang belum nikah di masjid-masjid generasi muda itu berada, salah satu contohnya kemarin DPD LDII Kota Tasikmalaya mengadakaan pembinaan di masjid Al-Ihsan Kudang Uyah RT.003/007 Cipedes Tasikmalaya sejak pukul 17.00 tanggal 31 Desember 2011 s/d 05.00 pada tanggal 1 Januari 2012, adapun salah satu kegiatan nya di isi Tausyiah Agama oleh KH. Aminudin Busthomi, M.Ag. beliau adalah Pimpinan Pondok Pesantren Sulalatul Huda yang sekaligus juga menjabat sebagai Sekretaris umum MUI Kota Tasikmalaya, dalam tausyiahnya beliau mengapresiasi kegiatan pembinaan muda-mudi ini dan supaya dilaksanakan secara berkesinambungan, terus menerus tiap tahun dilakukan. Dalam tausyiahnya pa kiyai mengatakan pembinaan muda mudi adalah kewajiban kita semua dan harus bekerjasama antara unsur pemerintah dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat, pembinaan seperti ini harus terus dilakukan karena kalau generasi muda dibiarkan maka mau dibawa kemana bangsa kita, sekarang ini etika, tatakrama sudah mulai pudar, banyak anak-anak muda/ para remaja yang tidak mengetahui bagaimana menghormati orang tua, guru  dan teman sebayanya serta bagaimana cara menyayangi kepada yang usianya lebih muda…ditambahkan dalam tausyiahnya Kota Tasikmalaya sebagai kota Religius Islami dan mendapat julukan kota santri tercoreng dengan banyaknya “ungkluk” ( PSK red ) yang berkeliaran tiap malam, di kota tasik juga sudah ada “ Trafficking ” dengan harga keperawanan Rp.4 jt.

Ormas Islam LDII secara kontinyu mengadakan pembinaan generasi muda dengan tujuan menghindari generasi muda LDII terpengaruh pada hingar bingar nya perayaan tahun baru, LDII lebih mengutamakan dan mengajak muda-mudi nya untuk mentafakuri perilaku serta amalan ibadah apa yang sudah dilakukan/ dikerjakan selama setahun kebelakang daripada hura-hura di jalan atau tempat-tempat tertentu.

Pembinaan generasi muda ini mengacu kepada tiga indicator yaitu :

1.      Alim/Faqih : Ilmu Agama adalah pondasi yang utama bagi para remaja untuk menentukan arah/pola hidup dan tujuan hidup yang sesuai syariat Islam, untuk menjaga kesinambungan pemahaman agama dan merosotnya ke-Imanan serta kefahaman Agama maka generasi muda harus menjadi orang yang alim ( memiliki ilmu agama ) dan fakih ( mempunyai kefahaman agama yang tinggi ) sehingga tidak mudah terpengaruh oleh proses globalisasi. Sejak dini para remaja/generasi muda harus ditanamkan “Hobby”  mengaji/mempelajari ilmu agama dan mampu untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan sering dan senang mengaji maka target/indicator Alim dan Fakih Insya Alloh akan tercapai

2.      Akhlakul Karimah, Generasi muda LDII dibelajari untuk bisa   mencontoh dan memperaktekkan akhlak-akhlak Rosululloh SAW, karena dengan memiliki Akhlakul karimah ( akhlak mulia ) maka generasi muda akan menjadi orang yang terhormat dan kehadirannya akan diterima dengan baik oleh masyarkat di lingkungannya, oleh karena itu peran orang tua sangat dominan dalam membimbing serta meng invest kan budi pekerti yang luhur terhadap anak-anaknya sebagai modal dasar merajut sukses dimasa depannya.

3.       Mandiri , Para remaja / generasi muda diharapkan mempunyai kemandirian hidup, baik masalah dunia maupun masalah agama, artinya generasi muda yang sudah mempunyai ilmu dibidang agama maupun ilmu dunia maka generasi muda akan lebih percaya diri, sebab dirinya tidak akan tergantung kepada orang lain dan tidak mudah terpengaruh oleh orang lain dalam mempertahankan keimanan dan keduniaan, juga kita sadari bahwa dukungan ekonomi yang mantap sangat sangat kita perlukan dalam memperjuangkan dua hal tersebut di atas.

LDII KOTA TASIKMALAYA GO GREEN

Assalamu’alaikum wr.wb

 

Alhamdulillahi robbil ‘alamin kami ucapkan syukur pada Alloh sebab atas izin dan rahmat Alloh SWT maka Pelaksanaan Kegiatan Gerakan penghijauan / LDII Go Green dapat kami laksanakan dan berjalan dengan aman, tertib,  lancar dan sukses, tak lupa pula kami ucapkan syukur Alhamdulillah Jazakumullohu khoiro kepada bapak Walikota Tasikmalaya beserta jajarannya juga kepada unsur Forum Konsultasi Daerah yang telah hadir dalam kegiatan pencanangan dan penanaman pohon tahap pertama beberapa waktu yang lalu.

Selain kalimat syukur kami ucapkan, maka kami pun membuat laporan pelaksanaan kegiatan LDII Go Green / gerakan penghijauan Kota Tasikmalaya dalam rangka tertib administrasi sebagai bentuk kepedulian dan keseriusan kami DPD LDII Kota Tasikmalaya dalam menyikapi dan mengaplikasikan program pemerintah tentang Gerakan Penghijauan juga program internal organisasi kami tentang “ LDII Go Green “.

Demikian kata pengantar ini kami sampaikan semoga dapat bermanfaat untuk semua.

 

Wassalamu’alaikum wr.wb

 
   

 

SERTIJAB DANDIM

PHOTO BERSAMA : KOTI PEMUDA PANCASILA, DANDIM YANG LAMA, FKPII/LDII, DAN KOTI PP, ORARI KOTA TASIKMALAYA,

Rotasi Pejabat adalah hal biasa dalam setiap Institusi baik di tingkat Pusat, Provinsi maupun Daerah, salah satu kegiatan Rotasi itu adalah di lingkungan TNI tepatnya di wilayah teritorial Kodim 0612 Tarumanegara Tasikmalaya..yaitu telah dilaksanakan serah terima jabatan dari Letkol Inf. Agus Sussanto kepada Letkol Inf. Braham… pada tanggal 24 Juli 2010 di halaman Makodim 0612 Tarumanegara Tasikmalaya.. Ketua DPD LDII Kota Tasikmalaya yang juga sebagai Wk. Ketua I GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya ikut hadir pada acara tersebut.

KEBERSAMAAN

Sebagian Para Pengurus DPD LDII Kota Tasikmalaya berfoto bersama setelah mengadakan pengajian bersama antara Warga LDII yang berada di PC Kecamatan Cipedes bersama-sama dengan warga masyarakat sekitar Komplek LDII di Kudang Uyah RT.03/07, Acara tersebut dikemas dalam rangka memperingati hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Pada acara tersebut di isi dengan tausyiah agama oleh Ketua MUI Kelurahan Cipedes yaitu Ust. Dudung Abdul Fatah dengan durasi waktu kurang lebih satu jam dengan mengupas jaman dilahirkannya Nabi Muhammad SAW.

Hadir pada acara tersebut Lurah Cipedes yang diwakili oleh Seklur : Agus R.Rosana, S.Sos., Kasie Ekbang ; Bp. Undang, Ketua KUA Kecamatan Cipedes  ; Drs. A. Wahab, Litbang DEPAG RI. Drs. H. Syuhada, Ketua Dewan Penasihat DPD LDII Kota Tasikmalaya, Ketua RT. 03 RW. 07 Bp Taryono

TAHUN BARU 1432 H

DPD LDII Kota Tasikmalaya

mengucapkan

” Semoga Dengan Tahun Baru Hijriyah 1432 H, mudah-mudahan menambah Taqorub kita pa Alloh SWT dan senantiasa keIMANan kita meningkat, dan kita mampu menertibkan serta meningkatkan amal ibadah kita semua..Amiin “

DIRGAHAYU KOTA TASIKMALAYA

DPD LDII KOTA TASIKMALAYA

MENGUCAPKAN :

” REMPUG JUKUNG SAUYUNAN NGARONJATKEUN PANGWANGUNAN KOTA TASIKMALAYA, DIRGAHAYU KOTA TASIKMALAYA YANG KE 9 “,

SEMOGA KOTA TASIKMALAYA YANG RELIGIUS ISLAMI MENJADI KOTA YANG RUKUN, AMAN, DAMAI DAN SEJAHTERA LAHIR DAN BATHIN,PARA PEJABAT DAN WARGA NYA TERHINDAR DARI PROSTITUSI, PERJUDIAN, NARKOBA, HIV/AIDS DAN DI JAUHKAN DARI BUDAYA KORUPSI..AMIIN YA ROBBAL ALAMIN.

Silaturahmi & Halal bihalal Ormas

DPD LDII Kota Tasikmalaya menghadiri undangan Silaturahmi dan Halal Bihalal Ormas dan LSM se Kota Tasikmalaya  yang dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2010 tempat di gedung Galih Pawestri, Penyelenggara Kegiatan adalah Pemerintah Kota Tasikmalaya, dalam acara tersebut di isi tausyiah agama oleh  KH.Acep Mubarok, Lc. beliau adalah Ketua MUI Kota Tasikmalaya dan Ketua FKUB Kota Tasikmalaya, dalam nasehat beliau yang di garis bawahi adalah : ” Ciptakan kerukunan Umat  beragama khusunya di wilayah Kota Tasikmalaya dalam mewujudkan Kota Tasikmalaya yang aman damai dan sejahtera “